Edukasi Asuransi Dasar – Seri 3 Serba Serbi Unit Link

Percakapan agen dgn nasabah yg mau unit link..

A(agen): Mengenai Asuransi kan memang bayar seumur hidup…. Bapak tentu sudah tau kan jadi bayarnya seperti Asuransi mobil hangus tiap tahun…?

N: Iya udah

A: Setiap beberapa tahun sekali bahkan ketika sudah usia senior/lanjut biaya Asuransi naik setiap tahunnya sudah tau kan?

N: Eh??? Bukannya flat bayarnya hanya sejumlah premi???

A: awalnya iya, tapi akan ada masa dimana bayar premi nya bisa lebih tinggi karena biaya asuransi jiwa ( COI / Cost of insurance / biaya Asuransi jiwa / biaya yg memastikan sebuah perusahaan Asuransi mau bayar uang pertanggungan karena nasabah membayar coi ini tiap bulan) makin lama makin mahal.

A: anda pernah denger kan ya orang tua lebih mahal masuk asuransi daripada anak2 kan? Yang lebih mahal nya sebenarnya di COI dan COR nya bukan premi nya. Premi pasti naik akibat coi+cor  naik.

Jadi PREMI  = BIAYA ASURANSI (COI+COR)+ BIAYA MARKETING (COA)- umumnya hanya 3 tahun pertama saja+ INVESTASI

N : ya udah Gpp saya cari yg hangus punya saja full proteksi (ALIAS INVESTASI MINIM AJA) ,saya rasa saya bisa hasilkan investasi lebih tinggi sendiri. Kalau diatas tahun ke 4/5 (tergantung kapan akuisisi selesai ya) ada yg sarankan cuma bayar COI+COR nya saja bisa kan?

A: iya bisa pak TAPI ada konsekuensi nya..

N: apa tuh?

A: pertama karena sebenernya investasi di unit link adalah investasi buat bantu bayarkan biaya coi cor itu yg seumur hidup… Jadi kalau bapak cuma bayar COI cor tapi tidak investasinya tentunya nanti di kemudian hari akan ada masa dimana coi cor itu bisa lebih besar dari premi, dan pada saat masa itu tiba jika kita sudah tidak produktif itu yg akan jadi masalah..

N: maksudnya kamu?

A: misalnya kita bayar premi asuransi sebulan 1 juta, nah jika kita liat total coi + cor misal 330rb per bulan.

Maka sebenarnya secara prosedur bisa2 saja kita cuma bayar COI cor nya setelah selesai masa akuisisi.

Jadi per bulan 330rb, tapi ingat kelemahannya adalah
1. Tidak boleh telat bayar.. , kalau telat siap2 hangus(lapse)
2. Jgn berharap ada investasi nya.
3. Harus siap bayar lebih banyak nanti ketika usia senior. Dimana yang jadi konsen kita , ketika di usia lanjut kan kita sudah tidak produktif , takutnya sudah tidak ada dana masuk saat itu.

Salah 1 yg perlu dipikirkan juga adalah masalah psikologis….biasanya awal mula perjanjian semua baik2 saja… Tapi berjalannya 6 tahun… Bisa saja sih nasabah terpikir….waduh saya Uda bayar 6 tahun kok tidak ada duit nya ya.? (Merasa rugi masuk asuransi)
Padahal kita sudah bicarakan di awal memang seperti itu kondisinya… Tapi umumnya nasabah akan bilang ya ga ingat lupa lah… Ini umum terjadi.

N: jadi gimana dong saran kamu?

A: saran saya jika anda ambil produk unit link anda harus tau dulu beberapa hal ini :

  1. Unit link artinya siap bayar selama mau diproteksi
    Karena coi cor nya akan naik kedepannya dan bisa diatas premi kedepannya..
  2. Rajin2lah melakukan pemantauan setidaknya setahun sekali/2-3 tahun sekali, supaya jika terjadi selisih dgn hasil yg diinginkan tinggal top up selisihnya dan memberikan rasa aman.(setidaknya secara jangka panjang anda akan menghemat banyak nanti)
  3. Anda tipe orang gampang kecewa ga? Jika iya jangan cuma bayar COI COR saja tapi bayar Premi full…Kalau cuma bayar COI cor… 20 tahun tidak pernah sakit…
    Jangan nanti anda bilang tuh kan bener apa kata orang, rugi buang-buang duit saja masuk asuransi….
    (Padahal sudah tau hal ini sebelum masuk asuransi)
  4. Perhatikan ilustrasi unit link anda dgn benar .
    Ada beberapa agen membuat bayarnya seumur hidup itu Uda bagus tapi kalau dia tidak lakukan pemantauan harap cek di ilustrasi rendah dan sedang apakah ** di paling bawahnya … Karena kalau sampai ** dan dia tidak pantau MAKA artinya BAYAR Seumur hidup aja PASTI LAPSE. Siap? kalau tidak, better dipantau atau tambahkan top up pertahunnya dari skrg.
  5. Pada prinsipnya jika manfaat rider (manfaat tambahan seperti kartu rumah sakit, santunan sakit kritis, bebas premi) ini adalah opsional dan memang bentuknya adalah term rider baik di unit link atau tradisional jadi di jenis apapun tetap hangus, bedanya kalau di unit link ada top up yg bantu buat bayarin cor ini. Sedang di tradisional tidak ada tapi karena harapannya anda bisa puter investasinya sendiri dan hasil umumnya bisa lebih besar dari investasi yg didapat dari unit link.
  6. Yg membedakan tradisional dan uL apa sih?
    Di jiwa nya ( coi ) nya , kalau tradisional seperti whole life… Anda hanya perlu bayar 5-10 tahun tapi jiwanya dicover seumur hidup, sedang unit link coi nya selalu naik nanti bertambahnya usia ( biasa dibawah 55 tahun coi naik per 5 tahun, diatas 55 tahun bisa tiap tahun)

 

N: jadi apakah unit link jelek? Kalau saran kamu gimana?

A: tidak juga pak, kembali ke nasabahnya, kalau saya pribadi juga masih punya beberapa polis UL, pertimbangannya karena jika usia muda masih murah jadi bisa kita cicil panjang kasarnya…tapi kalau emang dananya ada better tradisional enak makan enak tidur, jelas semuanya,

Tapi tradisional kelemahanya jika sudah selesai masa bayar jiwa nya selesai , dia tidak bisa diupgrade, sehingga jika nanti mau direview untuk asuransi tambahannya nya tidak bisa ditambah jika sudah habis masa bayarnya.

Nah apakah anda jago investasi? Kalau jago tradisional bisa jadi salah 1 pilihan yang ok , investasinya anda bisa puter sendiri..

Tapi kalau investasi nya jg pas2 an pengetahuannya seperti saya..dan gak mau ribet better d unit link dgn catetan kita tambahkan top up yang lumayan supaya nanti ketika memasuki masa pensiun sudah terkolek dana top up yang lumayan untuk membayari coi cor tadi.

A : Lalu masalah emosional juga perlu dipikirkan..

N : Maksudnya?

A : Coba bayangkan anda bayar premi 30 tahun tapi tidak pernah meninggal… Misal habis 100 juta. Kira2 di tahun ke 30 perasaan anda gmn? Apa anda akan happy karena masih sehat Atau
Merasa rugi karena bayarnya sia2 ga bisa nikmati hasil dari duit asuransi?(umumnya yg ini)

Kalau anda ambil tradisional dgn manfaat tambahan akan ada dilema ini, Tapi kalau unit link jika anda bayar premi nya sesuai setidaknya ada duit beberapa nanti.. jadi tidak merasa rugi total.. itu aja bedanya.

Semoga tulisan ini bisa bantu membuka wawasan ya.
Feel free for share .

 

Andy Setiawan ,CFP, AEPP
Your Trusted Financial Planner

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *