Edukasi Asuransi Dasar – Seri 1 Sejarah Asuransi Tradisional dan Unit link.

Karena banyak yg nanya.. jadi saya akan bantu edukasi tentang asuransi..

Jadi kita harus tau awal mula asuransi sejarahnya semua adalah asuransi tradisional bukan Unit link awalnya.

Asuransi tradisional adalah mirip seperti asuransi mobil yg hangus tiap tahun (ini nama nya term life)

bedanya kalau Asuransi umum seperti mobil kan harganya tetap, tapi asuransi jiwa bertambah seiring bertambahnya usia.

Asuransi jiwa pun berkembang mengikuti perkembangan jaman.

Jadi awal nya adalah term life (seperti asuransi mobil yg Hangus setiap tahun)

Lalu berkembangnya jaman, masyarakat meminta ada nya produk asuransi yg tidak perlu bayar seumur hidup tapi bisa untuk cover seumur hidup.

Nah keluarlah namanya Whole life (jadi bayar dalam jangka waktu yang diinginkan umumnya 5-20 tahun) akan cover buat 100 tahun dan ini FIX dan Dijamin.

Tentu dapat dana nya harus terjadi resiko meninggal ataupun masih hidup s/d usia 100 tahun baru dpt uang pertangunggannya (UP JIWA/WARISAN),

Kemudian makin maju ada dikeluarkan juga model baru namanya Endowment,

Jenis endowment ini dimunculkan, karena banyak masyarakat yang mau menikmati manfaat asuransi ketika masih hidup. Bukan pas selesai masa asuransi atau akhir hidup saja.

Endowment adalah jenis asuransi jiwa dimana selama hidup,Nasabah akan dapatkan tahapan (jadi bisa dinikmati selama masih hidup) contohnya adalah Annuitas(ini tipe yg setelah bayar dalam jangka waktu tertentu, perusahaan asuransi akan memberikan dana secara bertahap ke rekening nasabah) dan tabungan sekolah anak (tabungan yang akan dikeluarkan bertahap bersamaan masuknya si kecil ke jenjang sekolah)

Yang paling terbaru mulai dikembangkan lagi namanya Unit link ( proteksi + investasi saham) lebih tepatnya TERM life + Investasi.

Dimana tujuan dari investasi disini adalah sebagai alat bantu nasabah agar kedepannya ketika memasuki usia senior , biaya asuransi bisa dibayarkan dari Hasil investasi yang sudah ada.

Hal Penting yang perlu diingat, dengan bertambahnya maju suatu negara maka tingkat investasi pasti akan menurun, sebagai buktinya Indonesia yang dulu investasi bisa di 20-30%/ tahun tapi saat ini rata-rata untuk saham blue chip hanya 5-15% per tahun. Begitupula dengan Unit link , karena investasi di unit link termasuk dalam reksadana yang umumnya dikelola di saham-saham bluechip.

 

Jadi sekarang kalau ditanya apakah asuransi selalu unit link ? Jawabannya tentu TIDAK, karena masih ada asuransi tradisional di beberapa perusahaan asuransi, tapi memang tidak semua yang masih memiliki produk-produk tradisional.

Semoga artikel sederhana ini bisa membantu membuka cakrawala pikiran kita.

 

 

Andy Setiawan ,CFP, AEPP
Your Trusted Financial Planner

http://bit.ly/contactandy

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *